Untuk menjadi seorang programmer yang baik, kita harus benar-benar
menguasai struktur data, algoritma, merancang menggunakan OOPS,
multi-threading, dan berbagai konsep pemrograman misalnya
recursion, divide, dan
conquer, prototyping, dan unit
testing.
Pemrograman adalah kombinasi dari banyak keterampilan, artinya kita
tidak mungkin mempelajarinya dalam waktu singkat, semua butuh waktu dan
proses. Kita mungkin saja bisa menghabiskan 5 tahun hanya untuk belajar
bahasa pemrograman, tapi itu saja kadang tidak cukup. Karena ilmu
programming bukan hanya teori, tetapi juga butuh
skill. Tidak jarang banyak programmer yang baik secara teori, tetapi kurang dalam
skill coding. Lantas bagaimana untuk menjadi programmer yang handal, baik secara teori maupun
skill? Simak tips berikut ini:
- Coding, coding dan coding!
Kenapa
coding berada di urutan teratas? Karena
coding merupakan kunci utama dalam programming. Dengan melakukan
coding, kita bisa mengetahui kesalahan ketika merancang,
error handling, threading, dan kemudian memperbaikinya dengan kemampuan yang kita miliki. Kita tidak bisa bekerja hanya pada desain saja, karena
coding menghasilkan
output, dan dari situ kita bisa belajar dari kesalahan untuk menjadi sukses.
Coding memang lebih mudah diucapkan daripada dilakukan, dan
ada perbedaan besar antara kode yang baik dan kode yang buruk, tapi
darimana kita bisa mengetahuinya? Sampai kita telah melihat sendiri mana
kode yang baik, dan tahu mengapa kode tersebut disebut baik, kita tidak
bisa memahami perbedaan. Di sinilah buku berguna untuk memberikan
referensi. Dengan membaca buku kita akan belajar dari pengalaman orang
lain, dan hanya ada dua cara untuk memperbaiki diri sendiri, yaitu
belajar dari pengalaman diri sendiri (yang sangat terbatas) atau belajar
dari pengalaman orang lain (yang tidak terbatas). Ingat, banyak tidak
selalu baik, daripada membaca 5 buku, membaca dua buku yang bisa membuat
kita menikmati ketika membacanya berulang-ulang jauh lebih efektif.
- Ikut berkontribusi untuk Open Source, mendaftar mailing lists
Ikut berkontribusi pada
open source, terutama Apache, Google
dan beberapa proyek lainnya adalah cara lain untuk meningkatkan
kemampuan pemrograman kita untuk menjadi programmer yang lebih baik.
Hanya dengan bergabung di mailing list dan mengikuti diskusi yang ada,
itu bisa mengajarkan kita tentang banyak hal. Karena sebagian besar dari
diskusi yang terjadi biasanya melibatkan programmer-programmer handal,
dengan mendengarkan mereka, memahami masalah, dan pendekatan mereka
(pandangan dan solusi), secara otomatis juga akan mengubah cara
programming kita menjadi lebih baik.
- Pahami struktur data dan algoritma
Ini adalah poin yang paling penting yang harus dilakukan untuk
menjadi seorang programmer yang handal. Kebanyakan programmer handal
memiliki kemampuan yang sangat baik dalam hal struktur data, algoritma,
dan pengetahuan dasar. Struktur data adalah kunci dari program apapun,
dan dengan pengetahuan yang baik akan membantu kita dalam memecahkan
masalah. Selain itu, pengetahuan tentang prinsip-prinsip pemrograman,
algoritma, dan yang lainnya juga akan membantu mengembangkan kemampuan
programming kita.
Membaca blog yang bagus adalah bagian kecil dari membaca buku.
Bagaimana membaca blog bisa membantu kita untuk menjadi programmer yang
lebih baik? Karena blog ditulis oleh programmer berdasarkan dari
pandangan pribadi dan pengalaman mereka sendiri, maka kita bisa belajar
dari situ. Blog juga membantu untuk belajar teknologi baru dan fitur
baru dari bahasa pemrograman dan API yang ada.
Jika membaca blog bisa membantu untuk menjadi programmer yang baik,
maka dengan membaca kode juga bisa membantu untuk lebih baik dari itu.
Tapi pada kenyataannya membaca blog memang jauh lebih mudah daripada
membaca baris kode. Coba lihat dan pelajari beberapa kode dari proyek
open source,
kode dari programmer lain, proprietary kode yang ada, atau yang
lainnya. Kemudian pahami bagaimana cara kerjanya, apa yang mereka
lakukan dan mengapa mereka melakukannya.
Unit test merupakan bagian dari proses berpikir dan
coding yang bisa membantu kita untuk merancang lebih baik. Selain itu menulis
unit test juga membantu banyak hal dalam menemukan nama, abstraksi,
interface yang lebih baik, desain abstrak
class dan secara keseluruhan akan meningkatkan kualitas kode. Tapi seperti halnya coding dan
designing, unit
testing juga merupakan pekerjaan yang sulit bagi kebanyakan programmer.
Setelah analisis,
design dan
development, unit testing
adalah cara lain untuk memikirkan skenario dan kesenjangan kode.
Buatlah aturan, dan pastikan untuk selalu menulis unit test kode kita.
Seperti
unit testing, review kode adalah hal penting lainnya yang bisa membantu untuk menjadi seorang programmer yang baik dan handal. Kenapa? Karena kode
review akan membantu, baik
reviewer dan
author. Reviewer akan memberikan masukan dan saran, sedengkan
author (programmer) akan belajar dan memperbaiki kesalahannya.
- Diskusi dengan sesama programmer
Jika membaca adalah cara pasif, maka berbicara adalah cara aktif.
Berbicara dan berdiskusi dengan sesama programmer tentang suatu masalah
bisa memberikan solusi yang lebih baik. Karena untuk menjadi programmer
yang hebat kita tidak bisa berjalan sendiri dan hanya melihat dari satu
sisi saja, kita butuh bertukar pikiran dengan programmer lain untuk
mendapatkan pengetahuan dan pengalaman yang lebih baik.
- Ikut berpartisipasi di Stack Overflow, forum, dan blog
Ini adalah bentuk lain dari aktivitas untuk meperluas pengetahuan.
Dengan berbagi pengetahuan, orang pertama yang akan mendapat manfaatya
adalah kita sendiri. Berpartisipasi di StackOverflow dan menjawab
beberapa pertanyaan, komentar pada blog dan
forum adalah cara yang bagus untuk meningkatkan pengetahuan dan dalam waktu yang sama juga bisa untuk mengoreksi kesalahan kita.
- Modal awal untuk belajar pemrograman adalah Motivasi.
Kalau motivasi untuk belajar motivasi besar, Selamat! Anda adalah
calon seorang programmer handal. Fokus selanjutnya adalah mengasah
skill untuk belajar pemrograman. Terus pertahankan motivasi yang
telah dimiliki. Jangan sampai motivasi ini pupus ketika menemui
kegagalan.
Memang belajar pemrograman adalah tidak mudah. Butuh perjuangan,
kerja keras, serta pengalaman (jam terbang). Jangan mudah menyerah
ketika banyak error yang muncul ketika membuat program.
- Jangan sekali-kali menganggap pemrograman itu adalah sepenuhnya pelajaran ‘Menghapal’.
Memang betul, menghapal juga diperlukan yaitu ketika menghapalkan
sintaks dan aturan penulisan dalam program. Tapi secara prinsip,
pemrograman adalah pelajaran cara berpikir dan logika bagaimana
menyelesaikan masalah.
- Jangan hanya menjadi tukang ketik.
Ketika dosen memberikan contoh program di kelas atau ketika
praktikum, jangan hanya memandang setiap barisan kode program
tersebut sebagai angin lalu dan hanya Anda pindahkan ke kertas atau
komputer. Kalau hanya demikian, sama halnya dengan belajar menjadi
tukang ketik. Coba pahami setiap baris kode dan alur program yang
dituliskan guru atau dosen Anda. Kalau sudah paham, coba tulis
program menurut versi sendiri ke buku atau komputer. Apabila hal
ini dilakukan, maka secara tidak sadar telah melatih logika
berpikir dan belajar menuangkan logika berpikir ke dalam bentuk
program.
- Untuk mendukung pembelajaran, coba cari orang yang mau mengajari.
Ketika menemui masalah dalam belajar pemrograman. Bisa teman
dekat, teman di internet atau bahkan guru dan dosen atau siapapun
yang dekat dan memahami hal yang ditanyakan.
- Jangan mengandalkan tatap muka di kelas.
Materi pemrograman sangatlah luas. Apa yang diberikan dosen ketika
kuliah itu sangatlah kecil cakupannya dibandingkan keseluruhan
ilmu pemrograman. Cobalah eksplorasi sendiri segala hal tentang
pemrograman. Ada banyak referensi di internet yang membahas tentang
tips dan trik serta teknik dalam pemrograman.
- Carilah komunitas yang fokus dengan pemrograman.
Di internet ada banyak forum diskusi via web atau mailing list
yang membahas tentang pemrograman. Ingat bahwa orang yang sering
bergaul dengan penjual minyak wangi maka dia akan ikut menjadi
wangi. So, kita adopsi hal ini, banyak-banyaklah bergaul dengan orang
dalam komunitas yang sama-sama interest dengan pemrograman.
- Sangat disarankan memiliki komputer sendiri di rumah atau di kost.
Seperti yang telah saya jelaskan di atas bahwa untuk menguasai
pemrograman butuh pengalaman dan jam terbang yang banyak dalam
membuat progam. Kalau tidak memiliki komputer sendiri, bagaimana
bisa menambah jam terbangnya? Untuk belajar pemrograman tidaklah
harus membutuhkan komputer dengan spesifikasi tinggi. Cukup
komputer Pentium III saja itu sudah bisa, kecuali belajar program
yang memang butuh spesifikasi besar misalnya programan berbasis visual.
Oya, jangan sekali-kali mengandalkan jam praktikum di laboratorium
karena waktu penggunaannya sangat-sangat terbatas. Anggap saja
ketika beli komputer adalah sebagai investasi jangka panjang.
Yakinlah suatu saat modal untuk membeli komputer itu akan balik
kembali, atau malah akan memberikan return of investment yang jauh
lebih besar.
- Jangan hanya mengandalkan catatan atau modul yang diberikan oleh dosen.
Isi modul yang ditulis oleh dosen itu rata-rata masih sedikit
kontennya. Berusahalah mencari referensi sendiri terkait dengan
pemrograman. Toh saat ini sudah banyak buku-buku yang mengulas
tentang pemrograman. Kalau ingin yang gratis, coba cari referensi
di internet karena tersedia banyak
free ebook yang bisa didownload.
- Sebagai pemrogrammer harus selalu ingat kepada yang maha kuasa, agar jangan lupa tetap menunaikan ibadah.
Knowledge come from The Creator, semakin dekat anda dengan Tuhan,
semakin berguna & enjoy dalam melakukan pemrograman.
- Seorang programmer harus bisa mengatur (memprogram) diri nya – self programming.
Dalam hal kepribadianya, contoh : kapan waktu makan, kapan waktu
tidur, kapan waktu beribadah, dan kapan waktu untuk berkumpul
dengan keluarga – tidak coding terus. memprogram waktu dengan baik.
- Seorang orang programmer harus bisa menjaga kesehatan.
Karena logika tidak bisa berjalan tanpa logistik, jadi makanan pun
harus diperhatikan, teratur dan bergizi dengan begitu otak kita
bisa berfikir secara jernih dan cerdas.
- Jangan hanya fokus untuk menguntungkan diri sendiri.
Programer seperti itu adalah programer yg egois. Karena suatu saat
ia harus mengetahui bakat yg ia gunakan, haruslah berguna bagi
orang lain.
Programer juga harus terus mencari permasalahan dalam suatu program dan mencari pemecahan atas masalah tersebut.
- Mulailah belajar pemrograman dengan logika-logika dasar yang kuat.
Seorang programmer harus selalu bisa mengatasi masalah dan
memberikan solusi selama itu masih logic, kecuali yang magic-magic
lupakan saja, contoh: memindahkan monas ke papua
/ memindahkan tamanmini ke dalam saku.
- Jangan takut untuk gagal.
Setiap programmer pasti pernah mengalami kesulitan / bahkan
mengalami kegagalan dalam menyelesaikan suatu project. Maybe,
itulah jalan menuju kesuksesan. Yang secara tidak langsung tanpa
Anda sadari.
- Luangkan waktu sejenak untuk me-refresh otak, pikiran dan tenaga.
Tak jarang programmer yang stres, terlalu memaksakan sistem kerja
otak tanpa istirahat yang rutin, dikarenakan dikejar deadline.
- Jangan takut untuk “copy paste”.
Tidak diharuskan seorang programmer menulis coding manual.
Disamping untuk mempersingkat waktu, disini seorang programmer di
tuntut untuk mengembangkan kreatifitas. Banyak atau bahkan hampir
setiap programmer menggunakan berbagai macam template.
- Jangan hanya asal copy paste.
Rata-rata orang yang asal copy paste program itu tidak berusaha
memahami program yang dia copy. Coba pahami dahulu program yang
diperoleh terutama pada algoritmanya, kalau bisa tulis kembali
program tersebut menurut versi Anda. Boleh sih copy paste, asal
juga berusaha memahami makna program di dalamnya. Syukur-syukur
kalau Anda memodifikasi kode programnya.
- Jangan lupa mengamalkannya.
Karena ilmu tidak diamalkan bagaikan pohon tidak berbuah,
berbagilah (ilmu tidak akan habis walau dibagi kepada seberapa
banyak orang) bahkan dengan ilmu derajat kita akan terangkat.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar